Abstract:
Pola makan dengan status gizi pada anak usia prasekolah merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Pola makan yang tidak seimbang dapat menyebabkan masalah gizi baik gizi kurang maupun gizi lebih. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan status gizi pada anak usia prasekolah di RA Nurul Ulum Tunggalpager. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia prasekolah di RA Nurul Ulum Tunggalpager sebanyak 61 responden dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan yaitu Food Frequency Questionnaire (FFQ) untuk mengukur pola makan dan pengukuran antropometri untuk mengetahui status gizi anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pola makan baik sebanyak 37 responden (60,7%) dan status gizi baik sebanyak 43 responden (70,5%). Hasil tabulasi silang menunjukkan bahwa sebagian besar anak dengan pola makan baik memiliki status gizi baik. Hal tersebut menunjukkan adanya hubungan antara pola makan dengan status gizi pada anak usia prasekolah. Pola makan yang baik berperan dalam memenuhi kebutuhan gizi anak sehingga mendukung pertumbuhan dan perkembangan secara optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak dengan pola makan yang baik cenderung memiliki status gizi yang lebih baik. Dengan demikian, semakin baik pola makan anak, semakin baik pula status gizinya.