Abstract:
Pendidikan kejuruan menuntut siswa tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga kesiapan mental dalam menghadapi Uji Kompetensi Keahlian (UKK) dan dunia kerja. Kondisi tersebut dapat menimbulkan kecemasan yang memengaruhi kesiapan siswa dalam menghadapi tuntutan akademik maupun pekerjaan setelah lulus. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman kecemasan siswa SMK dalam persiapan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) dan kesiapan memasuki dunia kerja pada siswa SMK Baburrohmah Mojosari. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Populasi penelitian berjumlah 45 siswa kelas XII yang terdiri atas 19 siswa jurusan Tata Busana dan 26 siswa jurusan Teknik Sepeda Motor. Partisipan penelitian berjumlah 10 siswa yang dipilih menggunakan teknik theoretical sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan pedoman wawancara semi terstruktur sebagai instrumen utama penelitian. Analisis data menggunakan metode Colaizzi melalui tahapan penyusunan transkrip, pembacaan transkrip, menentukan dan membentuk kategori, formulasi tema, formulasi kluster tema, deskripsi lengkap, dan penyusunan laporan hasil analisis. Hasil penelitian menghasilkan lima tema utama, yaitu (1) kecemasan siswa dalam persiapan UKK dan kesiapan memasuki dunia kerja, (2) strategi coping dalam mengatasi kecemasan, (3) kesiapan dan pengembangan diri menuju dunia kerja, (4) perubahan kepercayaan diri siswa dalam menghadapi UKK dan dunia kerja, dan (5) perencanaan karier dan masa depan siswa setelah lulus. Temuan menunjukkan bahwa siswa mengalami kecemasan dalam menghadapi UKK dan dunia kerja, yang dikelola melalui strategi coping serta dukungan sosial. Pengalaman Praktik Kerja Lapangan (PKL) berperan dalam meningkatkan kompetensi, kesiapan kerja, dan kepercayaan diri siswa. Selain itu, siswa menunjukkan adanya perencanaan karier dan orientasi masa depan setelah lulus. Kesiapan siswa menghadapi UKK dan dunia kerja dipengaruhi oleh interaksi antara kecemasan, strategi coping, pengalaman praktik, kepercayaan diri, dan perencanaan karier.