Abstract:
Siswa pada usia remaja mengalami perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang dapat memengaruhi body image dan self confidence. Perubahan fisik pada siswa putra dan putri dapat menimbulkan perbedaan persepsi terhadap tubuh serta tingkat kepercayaan diri. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan body image dan self confidence antara siswa putra dan putri di SMAN 1 Mojosari. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik komparatif pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X dan XI sebanyak 862 siswa. Sampel berjumlah 143 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Multidimensional Body Self-Relations Questionnaire Appearance Scale (MBSRQ-AS) dan Self Confidence Scale. Analisis data menggunakan uji Mann–Whitney dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Pada variabel body image sebagian besar responden (55,9%) dalam kategori positif, siswa putri memiliki persentase body image positif lebih tinggi (57.5%) dibanding putra (53.6%). Pada variabel self confidence, sebagian besar responden (64,3%) dalam kategori sedang, siswa putra memiliki presentase self confidence sedang lebih tinggi (69.6%) dibanding putri (60.9%), tidak terdapat perbedaan body image antara siswa putra dan putri dengan nilai Z= -1.205 dan nilai Asymp.Sig. (2-tailed) 0,228 ( p > 0,05), serta tidak terdapat perbedaan self confidence antara siswa putra dan putri dengan nilai dengan nilai Z= -1.639 dan nilai Asymp.Sig. (2-tailed) 0,101 ( p > 0,05), sehingga H0 diterima. Terdapat perbedaan mean rank antara kelompok putra dan putri sehingga nilai Z minus. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa jenis kelamin tidak membedakan body image dan self confidence secara statistik.