Abstract:
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang sering terjadi pada lansia dan
dapat menimbulkan nyeri akut, terutama nyeri kepala akibat peningkatan tekanan
darah. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk
mengurangi nyeri adalah terapi relaksasi otot progresif. Penulisan ini bertujuan
untuk menerapkan asuhan keperawatan gerontik pada klien hipertensi dengan
masalah nyeri akut. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada dua klien
lansia dengan hipertensi di Desa Peterongan, Kecamatan Bangsal, Kabupaten
Mojokerto. Asuhan keperawatan dilakukan melalui tahap pengkajian, diagnosis,
perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Intervensi yang diberikan berupa terapi
relaksasi otot progresif dan edukasi aktivitas fisik ringan selama tiga kali
pertemuan. Hasil menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri pada kedua
klien. Pada Klien 1, skala nyeri menurun dari 4 menjadi 1, sedangkan pada Klien 2
dari 5 menjadi 2. Penurunan nyeri pada Klien 1 terjadi lebih cepat karena lebih
patuh melakukan terapi relaksasi otot progresif, mengonsumsi obat sesuai anjuran,
melakukan aktivitas fisik ringan, dan menerapkan pola hidup sehat secara
konsisten. Sebaliknya, Klien 2 kurang konsisten dalam menjalankan terapi dan
anjuran kesehatan sehingga perbaikan nyeri berlangsung lebih lambat. Terapi
relaksasi otot progresif efektif membantu menurunkan intensitas nyeri pada lansia
dengan hipertensi. Keberhasilan terapi dipengaruhi oleh kepatuhan klien dalam
menjalankan terapi dan penerapan gaya hidup sehat secara berkelanjutan.