Abstract:
Asuhan berkelanjutan penting untuk memantau risiko seperti anemia
gestasional yang dapat berdampak pada persalinan. Studi ini bertujuan memberikan
asuhan komprehensif pada Ny. "F" melalui model Continuity of Care (CoC).
Laporan ini menggunakan studi kasus dengan pendokumentasian SOAP. Subjek
adalah Ny. "F" (25 tahun) yang dipantau dari kehamilan Trimester III (UK 37-38
minggu) hingga pelayanan KB pada periode Oktober-Desember 2025 di TPMB
Ikhdaniatul Khusnia. Ditemukan riwayat anemia ringan (Hb 10,9 g/dL) pada
Trimester I. Pada Trimester III, diberikan asuhan komplementer deep breathing
untuk relaksasi. Persalinan berlangsung normal secara spontan (14/11/2025)
dengan bayi bugar (BB 3.200 gr, Apgar 8-9), meskipun terdapat laserasi derajat II.
Pada masa nifas, pijat oksitosin berhasil melancarkan laktasi ibu. Akhir asuhan, ibu
memilih menjadi akseptor KB suntik 3 bulan. Pendampingan intensif sejak UK 37-
38 minggu efektif mendeteksi risiko dan meningkatkan kenyamanan ibu melalui
teknik komplementer. Persalinan efisien (Kala II 20 menit) menunjukkan
kesesuaian faktor power, passenger, dan passage yang terpantau baik selama CoC.
Model CoC pada Ny. "F" terbukti efektif menjaga kondisi ibu dan bayi tetap
fisiologis serta memastikan transisi ke pelayanan KB berjalan lancar..
Kata Kunci : Continuity of Care, Anemia, Persalinan Spontan, Pijat
Oksitosin.