Abstract:
Stroke hemoragik merupakan kondisi kegawatdaruratan akibat pecahnya pembuluh darah di otak yang dapat menyebabkan penurunan kesadaran, gangguan neurologis, serta masalah keperawatan berupa bersihan jalan napas tidak efektif akibat hipersekresi sekret. Penanganan yang tepat diperlukan untuk menjaga patensi jalan napas dan meningkatkan oksigenasi. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus pada pasien stroke hemoragik di Ruang HCU IPIT B RSUD RT Notopuro Sidoarjo. Pengumpulan data dilakukan melalui pengkajian keperawatan, observasi, pemeriksaan fisik, dokumentasi medis, serta evaluasi selama 3×24 jam. Intervensi utama yang diberikan adalah kombinasi posisi head up 30° dan tindakan suction. Hasil implementasi menunjukkan adanya perbaikan bersihan jalan napas yang ditandai dengan penurunan penumpukan sekret, suara napas ronki berkurang, saturasi oksigen meningkat, frekuensi napas membaik, dan jalan napas menjadi lebih paten setelah intervensi dilakukan secara bertahap. Kombinasi posisi head up 30° dan suction terbukti efektif dalam membantu pengeluaran sekret, meningkatkan ekspansi paru, serta mendukung oksigenasi jaringan pada pasien stroke hemoragik dengan penurunan kesadaran. Intervensi kombinasi posisi head up 30° dan suction merupakan tindakan keperawatan yang efektif dalam mengatasi masalah bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien stroke hemoragik. Penerapan intervensi secara tepat dan pemantauan berkelanjutan berkontribusi terhadap peningkatan kondisi respirasi pasien.