Abstract:
Diabetes melitus merupakan penyakit gangguan metabolik kronis yang disebabkan
karena tingginya kadar glukosa darah dalam tubuh. Mengarah pada keadaan
hiperglikemia serta komplikasi kronik yaitu kelainan pada saraf, pembuluh darah dan
adanya infeksi yang menimbulkan luka. Gangguan integritas jaringan kulit adalah
kerusakan kulit (dermis dan/epidermis). Tujuan penelitian ini melakukan asuhan
keperawatan gangguan integritas jaringan kulit pada pasien diabetes mellitus di RS
Islam Sakinah Mojokerto. Dengan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus.
Asuhan keperawatan dilakukan selama 3x24 jam dari tanggal 14 Januari 2026
sampai 20 Januari 2026. Pada klien 1 hari pertama terdapat luka kaki kanan luas
luka= PxL=10cmx6cm, luka grade 3, terdapat nekrotik dan pus di luka klien.
Hari kedua dilakukan perawatan luka. Pada hari ketiga terdapat luka kaki
PxL: 9,8cmx5,7cm sedikit ada pus, tidak berbau dan tidak ada tanda-tanda
infeksi. Klien 2 pada hari pertama terdapat luka kaki kiri luas luka=
PxL=17cmx8cm, luka grade 3, terdapat nekrotik dan pus di luka klien. Hari
kedua dilakukan perawatan luka. Pada hari ketiga terdapat luka kaki PXL:
16,7cmx7,6cm, sedikit ada pus, tidak berbau dan tidak ada tanda-tanda
infeksi. Dapat disimpulkan bahwa intervensi yang diterapkan yaitu rawat luka
dengan metode modern dressing agar penyembuhan luka lebih efektif. Diharapkan
keluarga dan klien mampu melakukan perawatan luka secara tepat dan rutin,
mengontrol kadar gula darah dan gejala infeksi yang mungkin muncul pada lukanya.