Abstract:
Bersihan jalan nafas tidak efektif merupakan suatu keadaan ketika saluran pernafasan, tidak mampu mempertahankan kepatenan jalan nafas yang disebabkan beberapa kondisi, produksi mukus meningkat merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya sumbatan pada jalan nafas, dampak serius yang terjadi apabila sumbatan jalan nafas tidak teratasi dapat menimbulkan perubahan struktural nafas airway remodelling. Salah satu teknik upaya membuka kepatenan jalan nafas dengan cara kolaborasi pemberian inhalasi Eucalyptus yang bertujuan untuk membuka jalan nafas dan mengurangi efek produksi mukus pada saluran pernafasan.
Metode penelitian yang digunakan dengan teknik pendekatan studi kasus berbasis eviden based practice (EBP) meliputi pengkajian, perumusan diagnosa, perencanaan intervensi, implementasi dan evaluasi pada pasien bersihan jalan nafas tidak efektif asma bronkial
Hasil penelitian menunjukan setelah pemberian kolaborasi inhalasi Eucalyptus selama 10 menit dengan rentang waktu 3 x 24 jam berdampak berkurangnya produksi sputum serta sesak nafas pada pasien asma bronkial
Hasil kesimpulan yang diperoleh dari pemberian teknik kolaborasi inhlasi Eucalyptus dalam upaya meningkatkan bersihan jalan nafas tidak efektif memberika dampak peningkatan kepatenan jalan nafas serta menurunkan produksi mukus pada area jalan nafas.
Kata kunci :Bersihan Jalan Nafas, Inhalasi Eucalyptus , Asma Bronkial