Abstract:
Nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III merupakan keluhan yang sering terjadi akibat perubahan fisiologis kehamilan, terutama pembesaran uterus yang menyebabkan perubahan postur tubuh dan peningkatan ketegangan otot punggung. Kondisi ini dapat mengganggu kenyamanan, aktivitas sehari-hari, dan kualitas hidup ibu hamil. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri adalah Effleurage Massage. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan asuhan keperawatan melalui teknik Effleurage Massage pada ibu hamil trimester III dengan masalah nyeri akut. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah Ny. N usia 24 tahun dengan G1P0A0 usia kehamilan 35 minggu yang mengalami nyeri punggung bawah dengan skala nyeri 5 (1–10). Intervensi berupa Effleurage Massage dilakukan selama 10–15 menit setiap sesi selama 3 hari selama 30 menit, disertai edukasi posisi tidur miring kiri, peregangan ringan, dan pelibatan keluarga dalam terapi mandiri di rumah. Hasil implementasi menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri secara bertahap setelah pemberian Effleurage Massage. Skala nyeri menurun dari 5 menjadi 2 pada hari ketiga. Pasien tampak lebih rileks, tidak lagi memegangi pinggang, dan frekuensi nadi menurun dari 101x/menit menjadi 80x/menit. Teknik Effleurage Massage memberikan efek relaksasi otot, meningkatkan sirkulasi darah, serta merangsang pelepasan hormon endorfin yang membantu menurunkan persepsi nyeri. Effleurage Massage efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam menurunkan nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III.