Abstract:
Interaksi sosial merupakan aspek penting dalam perkembangan remaja. Fenomena yang terjadi saat ini menunjukkan adanya penurunan kualitas interaksi sosial di kalangan remaja yang berkaitan dengan meningkatnya intensitas penggunaan gadget. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara intensitas penggunaan gadget dengan interaksi sosial pada siswa SMK Raden Rahmat Mojosari. Desain penelitian ini analitik korelasional dengan pendekatan retrospektif. Populasi berjumlah 216 siswa kelas X dengan teknik pengambilan yakni propotional random sampling sehingga di dapatkan sampel sebanyak 141 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rho (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (75,9%) berada pada kategori intensitas penggunaan gadget sedang, dan hampir setengahnya (49,6%) memiliki interaksi sosial kategori baik. Hasil analisis statistik menunjukkan nilai siginifikansi 0,000 (p < 0,05) sehingga H1 diterima (H0 ditolak) yang berarti terdapat hubungan antara intensitas penggunaan gadget dengan interaksi sosial. Nilai koefisien korelasi sebesar -0,336, menunjukkan hubungan negatif signifikan dengan kekuatan lemah antara kedua variabel. Artinya semakin tinggi intensitas penggunaan gadget, maka semakin rendah interaksi sosialnya. Penggunaan gadget dapat mempengaruhi interaksi sosial pada remaja sehingga diharapkan remaja menggunakan gadget secara bijak dengan mengurangi penggunaan gadget saat berinteraksi secara langsung serta lebih aktif mengikuti kegiatan di sekolah maupun lingkungan sekitar. Selain itu, orang tua diharapkan membangun komunikasi yang terbuka dan menetapkan waktu bebas gadget (gadget-free time) di rumah.