Abstract:
Hipertensi merupakan penyakit kronis yang berpotensi meningkatkan risiko berbagai komplikasi apabila tidak ditangani dengan baik. Isometric handgrip exercise merupakan salah satu terapi nonfarmakologis yang berpotensi membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh isometric handgrip exercise terhadap tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Puskesmas Dlanggu Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 34 penderita hipertensi yang aktif mengikuti program Prolanis di Puskesmas Dlanggu Kabupaten Mojokerto. Sampel sebanyak 28 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi. Intervensi dilakukan selama 5 hari berturut-turut dengan pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi. Hasil analisis menunjukkan nilai p-value tekanan darah sistolik sebesar 0,000 dan tekanan darah diastolik sebesar 0,012. Nilai p-value pada kedua variabel lebih kecil dari α = 0,05, sehingga menunjukkan bahwa terdapat pengaruh isometric handgrip exercise terhadap tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan isometric handgrip exercise selama 5 hari berturut-turut dapat membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Isometric handgrip exercise yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan berpotensi membantu mengontrol tekanan darah secara lebih optimal.