Abstract:
Chronic Kidney Disease (CKD) yang memerlukan hemodialisis jangka panjang dapat menimbulkan ansietas. Progressive Muscle Relaxation (PMR) merupakan intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan ansietas. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh PMR terhadap ansietas pada pasien CKD yang menjalani hemodialisis. Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien CKD yang menjalani hemodialisis di RSI Sakinah Mojokerto berjumlah 215 pasien. Sampel sebanyak 37 responden dipilih menggunakan consecutive sampling. Tingkat ansietas diukur menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). PMR diberikan selama 15–20 menit sebelum hemodialisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar responden mengalami ansietas berat (37,8%), sedangkan setelah intervensi sebagian besar tidak mengalami ansietas (32,4%). Hasil Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05). PMR membantu menurunkan ansietas dengan mengurangi ketegangan otot, meningkatkan relaksasi fisik serta menekan aktivasi sistem saraf simpatis yang berperan dalam respons stres, sehingga pasien merasa lebih tenang dan nyaman selama menjalani hemodialisis. Disimpulkan bahwa PMR efektif menurunkan tingkat ansietas pada pasien CKD yang menjalani hemodialisis.