Abstract:
Penggunaan internet yang semakin tinggi di kalangan remaja dapat meningkatkan risiko terjadinya internet addiction dan berpengaruh terhadap kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keterkaitan antara internet addiction dengan kualitas tidur pada remaja yang bersekolah di SMK Kesehatan BIM Jombang.. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional dan melibatkan 167 siswa sebagai responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner IAT dan PSQI, kemudian data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rho. Mayoritas responden menunjukkan tingkat kecanduan internet pada kategori ringan (58,7%) serta memiliki kualitas tidur yang tergolong buruk (68,9%). Hasil uji korelasi Spearman Rho memperoleh nilai p sebesar 0,024 dengan koefisien korelasi 0,174. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keterkaitan antara internet addiction dengan kualitas tidur pada remaja yang bersekolah di SMK Kesehatan BIM Jombang. Terdapat hubungan yang signifikan antara kecanduan internet dan kualitas tidur, namun dengan tingkat hubungan yang sangat lemah. Peningkatan kecanduan internet cenderung diikuti oleh penurunan kualitas tidur pada remaja.