DSpace Repository

ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN LANSIA DEMENSIA DENGAN GANGGUAN MEMORI MELALUI BRAIN GYM KLASIK MOZART DI UPT PSTW KABUPATEN JOMBANG

Show simple item record

dc.contributor.advisor
dc.contributor.author Mazroatut Toyibah, Dewi
dc.contributor.author Andriyanto, Arief
dc.date.accessioned 2026-07-27T16:38:17Z
dc.date.available 2026-07-27T16:38:17Z
dc.date.issued 2026-07-14
dc.identifier.uri https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4451
dc.description.abstract Kelompok lanjut usia yang mengalami demensia mempunyai kerentanan tinggi terhadap kemunduran kemampuan kognitif, terutama pada aspek memori. Gangguan tersebut umumnya terlihat dari sulitnya menyimpan informasi baru, mengenali waktu dan tempat, serta memanggil kembali pengalaman yang pernah dialami. Dampaknya dapat menghambat kegiatan harian dan menurunkan kualitas hidup lansia. Salah satu tindakan keperawatan nonfarmakologis yang dapat digunakan ialah Brain Gym Klasik Mozart, yaitu perpaduan latihan senam otak dengan rangsangan musik klasik untuk mendukung fungsi kognitif. Karya ilmiah ini bertujuan mengkaji pelaksanaan asuhan keperawatan pada lansia demensia dengan gangguan memori melalui penerapan Brain Gym Klasik Mozart di UPT PSTW Kabupaten Jombang. Desain yang digunakan berupa studi kasus dengan mengikuti tahapan proses keperawatan, mulai dari pengkajian, penetapan diagnosis, penyusunan intervensi, implementasi, hingga evaluasi. Subjeknya adalah seorang perempuan berusia 66 tahun yang mengalami demensia dengan diagnosis keperawatan gangguan memori. Kondisi kognitif dinilai menggunakan Mini Mental State Examination (MMSE) dan Short Portable Mental Status Questionnaire (SPMSQ). Brain Gym Klasik Mozart diberikan selama tiga hari, masing-masing selama 15–20 menit. Hasil evaluasi memperlihatkan perkembangan memori secara bertahap, antara lain klien semakin mampu mengenali orientasi waktu, menirukan kembali gerakan Brain Gym Klasik Mozart, dan mengingat urutan latihan yang telah dipelajari. Skor MMSE bertambah dari 16 menjadi 18, sedangkan jumlah jawaban salah pada SPMSQ berkurang dari 7 menjadi 5. Temuan tersebut menunjukkan bahwa intervensi ini berpotensi menjadi terapi nonfarmakologis untuk memperbaiki fungsi memori pada lansia demensia. Oleh sebab itu, Brain Gym Klasik Mozart dapat dipertimbangkan sebagai alternatif tindakan keperawatan gerontik dalam mempertahankan sekaligus meningkatkan kemampuan kognitif lansia dengan demensia. en_US
dc.language.iso other en_US
dc.publisher Perpustakaan Universitas Bina Sehat PPNI en_US
dc.subject Lansia Demwnsia en_US
dc.subject Gangguan Memori en_US
dc.subject Brain Gym Klasik Mozart en_US
dc.title ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN LANSIA DEMENSIA DENGAN GANGGUAN MEMORI MELALUI BRAIN GYM KLASIK MOZART DI UPT PSTW KABUPATEN JOMBANG en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account