Abstract:
Gangguan Integritas Kulit adalah kerusakan kulit (dermis dan/ epidermis). Salah satu gangguan integritas kulit yang terjadi pada pasien diabetes mellitus adalah Ulkus diabetik, yang disebabkan oleh masalah vaskular, dapat menyebabkan amputasi pada individu dengan kadar glukosa darah yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan asuhan keperawatan terhadap kelainan integritas kulit dan jaringan pada pasien diabetes mellitus di Rumah Sakit Sakinah. Pendekatan penelitian ini menggunakan analisis studi kasus deskriptif. Pemberian asuhan keperawatan kepada dua klien dengan integritas kulit dan jaringan yang terganggu akibat diabetes mellitus, termasuk penilaian, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, penilaian fisik, observasi, dan pendokumentasian. Hasil studi setelah 72 jam perawatan keperawatan pada klien 1, berusia 57 tahun, menunjukkan penyelesaian masalah, ditandai dengan berkurangnya nanah dan jaringan nekrotik, pembentukan jaringan granulasi, serta berkurangnya bau luka, dengan nilai GDA 170 mg/dl dan kadar albumin 3,1 g/dl. Pada klien 2, seorang berusia 59 tahun, terlihat jaringan granulasi, disertai berkurangnya bau pada luka, dengan hasil GDA 195 mg/dl dan HbA1c 9%. Semua intervensi mencakup mekanisme perawatan luka dengan NaCl dan kolaborasi dengan gentamicin salep.