Abstract:
Emesis gravidarum merupakan keluhan mual dan muntah yang sering dialami ibu hamil trimester I akibat perubahan hormonal selama kehamilan dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari serta berdampak pada kondisi kesehatan ibu maupun janin. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi emesis gravidarum adalah terapi akupresur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi akupresur terhadap penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Gayaman Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group time series. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil trimester I yang mengalami emesis gravidarum dengan jumlah sampel sebanyak 23 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independen adalah terapi akupresur, sedangkan variabel dependen adalah tingkat emesis gravidarum yang diukur menggunakan kuesioner Pregnancy Unique Quantification of Emesis (PUQE-24). Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai p-value 0,000 (p<0,05). Akupresur efektif menurunkan emesis gravidarum melalui stimulasi titik PC6 dan ST36 yang dapat memperbaiki fungsi saluran pencernaan, meningkatkan pelepasan endorfin, serta mengurangi rangsangan pusat muntah sehingga dapat menjadi alternatif terapi nonfarmakologis yang aman bagi ibu hamil trimester I.