Abstract:
Phlebitis merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi pada pemasangan kateter intravena dan dapat memengaruhi keselamatan serta mutu pelayanan pasien. Kepatuhan perawat terhadap Standar Prosedur Operasional (SPO) pemasangan kateter intravena berperan penting dalam mencegah terjadinya phlebitis. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan kepatuhan perawat dalam melakukan prosedur pemasangan kateter intravena dengan kejadian phlebitis di Mayapada Hospital Surabaya.
Desain penelitian menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah perawat IGD yang berpotensi melakukan pemasangan kateter intravena. Teknik sampling menggunakan consecutive sampling dengan jumlah sampel 15 perawat dan 30 pasien. Pengumpulan data menggunakan kuesioner kepatuhan berdasarkan SPO dan lembar observasi PIVAS Score untuk menilai kejadian phlebitis. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan p < 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar perawat patuh dalam melakukan prosedur pemasangan kateter intravena yaitu 29 responden (96,7%), dan sebagian besar pasien tidak mengalami phlebitis yaitu 28 responden (93,3%). Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05) yang berarti terdapat hubungan antara kepatuhan perawat dengan kejadian phlebitis.
Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kepatuhan perawat terhadap SPO pemasangan kateter intravena sebagai upaya menurunkan angka kejadian phlebitis dan meningkatkan keselamatan pasien di rumah sakit.
Kata Kunci : Kepatuhan perawat, pemasangan kateter intravena, phlebitis, Standar Prosedur Operasional (SPO).