Abstract:
Low Density Lipoprotein Cholesterol (LDL-C) merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit jantung koroner sebab mempunyai peran dalam proses aterosklerosis yang bisa meningkatkan kekakuan pembuluh darah serta tekanan darah. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar LDL-C dengan tekanan darah pada pasien penderita penyakit jantung koroner di RSI Sakinah Mojokerto. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua data rekam medis pasien Penyakit Jantung Koroner yang menjalani rawat inap yang terdata pada periode Januari sampai dengan Maret 2026 di RSI Sakinah Mojokerto, dengan jumlah populasi sebanyak 102 pasien. Sampel penelitian berjumlah 50 responden yang dipilih menggunakan teknik Purposive sampling. Data penelitian didapatkan dari rekam medis pasien berupa kadar LDL-C, tekanan darah sistolik, serta tekanan darah diastolik. Analisis data dilaksanakan menggunakan uji korelasi Pearson dan uji regresi linear sederhana. Hasil uji korelasi Pearson memperlihatkan adanya hubungan positif serta signifikan antara kadar LDL-C dengan tekanan darah sistolik (r = 0,704; p = 0,000) serta tekanan darah diastolik (r = 0,367; p = 0,009). Hasil uji regresi linear sederhana memperlihatkan bahwa Kadar LDL-C mampu menjelaskan 49,6% (R2 = 0,496) variasi tekanan darah sistolik dan 13,5% (R2 = 0,135) variasi tekanan darah diastolik. Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kadar LDL-C maka tekanan darah pasien cenderung semakin meningkat, terutama tekanan darah sistolik. Pengendalian kadar LDL-C diperlukan untuk membantu menjaga kestabilan tekanan darah pada pasien penyakit jantung koroner.