Abstract:
Masa postpartum merupakan fase transisi penting bagi ibu setelah melahirkan, yang ditandai dengan berbagai perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang dapat memengaruhi kesejahteraan secara menyeluruh. Salah satu dampak yang sering muncul adalah ansietas, terutama pada kondisi tertentu yang memicu stres. Ansietas juga kerap dialami oleh ibu postpartum sectio caesarea akibat perubahan kondisi fisik, fluktuasi hormon, serta tuntutan peran baru sebagai seorang ibu. Apabila tidak ditangani dengan baik, ansietas dapat menghambat proses pemulihan, mengganggu hubungan antara ibu dan bayi, serta menurunkan kualitas hidup.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas asuhan keperawatan pada klien dengan ansietas melalui penerapan Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) pada ibu postpartum sectio caesarea. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi tahap pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Data yang digunakan merupakan data primer dengan durasi intervensi sekitar ±30 menit. Penerapan SEFT dilakukan selama tiga hari berturut-turut dalam suasana yang kondusif dengan latihan yang dilakukan secara berulang.Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat ansietas berdasarkan hasil pengukuran menggunakan instrumen yang digunakan, disertai perbaikan respon fisiologis, peningkatan kemampuan koping, serta partisipasi aktif klien dalam mengikuti terapi. Dengan demikian, SEFT terbukti sebagai intervensi nonfarmakologis yang efektif, mudah diterapkan, dan relevan dalam menurunkan ansietas pada ibu postpartum. Intervensi ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif terapi keperawatan untuk meningkatkan kesehatan mental ibu di pelayanan kesehatan.