Abstract:
Keselamatan pasien di ruang rawat inap sangat bergantung pada ketepatan deteksi dini perburukan kondisi klinis melalui Early Warning Score System (EWSS). Perawat, sebagai tenaga kesehatan yang paling sering berinteraksi langsung dengan pasien, dituntut memiliki pengetahuan memadai tentang EWSS agar mampu melakukan penilaian secara akurat dan konsisten. Kurangnya pengetahuan dapat menyebabkan kesalahan penghitungan skor dan keterlambatan respons klinis. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pengetahuan perawat tentang EWSS dengan ketepatan penilaian EWSS pada pasien di Ruang Rawat Inap RSI Sakinah Mojokerto. Penelitian menggunakan desain korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dan sampel adalah seluruh perawat di Ruang Sunan Bonang, Sunan Drajat, Gunung Jati 1, dan Gunung Jati 2 RSI Sakinah Mojokerto (n=34), diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan lembar observasi ketepatan penilaian EWSS berbasis NEWS/2, kemudian dianalisis dengan uji korelasi Spearman's rho. Sebagian besar perawat (70,6%) memiliki pengetahuan baik tentang EWSS, dan sebagian besar (76,5%) melakukan penilaian EWSS secara tepat. Uji Spearman's rho menunjukkan nilai r = 0,439 dengan p = 0,009 (p<0,05), menandakan hubungan signifikan dengan kekuatan sedang dan arah positif. Semakin baik pengetahuan perawat, semakin tepat penilaian EWSS yang dilakukan terhadap kondisi pasien. Kekuatan hubungan yang sedang mengindikasikan pentingnya penguatan pengetahuan perawat melalui pelatihan EWSS berkelanjutan, tanpa mengabaikan faktor pendukung lain, guna meningkatkan ketepatan penilaian EWSS secara menyeluruh dan mendukung keselamatan pasien di ruang rawat inap.