Abstract:
Kemandirian merupakan kemampuan anak untuk melakukan aktivitas, mengambil keputusan, dan menyelesaikan masalah sesuai tahap perkembangannya. Rendahnya kemandirian dapat menyebabkan anak lebih bergantung pada orang lain dan kurang mampu bertanggung jawab atas keputusan yang diambil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kemandirian dengan prestasi belajar pada anak sekolah dasar Muhammadiyah Randegan Sidoarjo. Desain penelitian ini adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas IV-VI di Sekolah Dasar Muhammadiyah Randegan Sidoarjo yang berjumlah 86 siswa. Teknik sampling menggunakan total sampling, sehingga didapatkan sampel 86 siswa. Instrument penelitian menggunakan kuesioner kemandirian anak dan rata-rata nilai raport. Analisis data menggunakan crosstab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh responden mempunyai kemandirian cukup yaitu 67 anak (77,9%), sebagian besar prestasi belajar di atas rata-rata yaitu 48 anak (55,8%). Hasil crosstab menunjukkan bahwa 11,6% responden mempunyai kemandirian baik dengan prestasi belajarnya di atas rata-rata; 41,9% responden mempunyai kemandirian cukup dengan prestasi belajarnya di atas rata-rata; dan 8,1% responden mempunyai kemandirian kurang dengan prestasi belajarnya di bawah rata-rata. Terdapat hubungan kemandirian dengan prestasi belajar pada anak sekolah dasar Muhammadiyah Randegan Sidoarjo, semakin baik tingkat kemandirian belajar yang dimiliki siswa, maka semakin tinggi pula kecenderungan siswa untuk memperoleh prestasi belajar di atas rata-rata. Anak yang memiliki kemandirian lebih baik cenderung mampu mengatur diri, mengambil inisiatif, dan bertanggung jawab terhadap tugas-tugas yang harus diselesaikannya.