Abstract:
Produksi ASI pada ibu postpartum, sering mengalami hambatan pada awal persalinan. Kondisi ini disebabkan oleh nyeri pascaoperasi, perubahan hormonal, kecemasan, kelelahan, dan stres yang menghambat refleks pengeluaran ASI. Pentingnya pemberian ASI bagi bayi, upaya untuk meningkatkan produksi ASI, salah satunya melalui pijat oksitosin menggunakan lavender essential oil yang dapat merangsang pelepasan hormon oksitosin dan memberikan efek relaksasi pada ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin menggunakan lavender essential oil terhadap produksi ASI pada ibu post sectio caesarea di RSI Sakinah Mojokerto. Penelitian ini menggunakan desain Pre-Experimental dengan pendekatan The One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian 11-17 mei 2026 dengan sampel sebanyak 29 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi produksi ASI. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan intervensi seluruh responden (100%) mengalami produksi ASI yang tidak lancar. Setelah diberikan pijat oksitosin menggunakan lavender essential oil, sebanyak 29 responden (96,7%) mengalami peningkatan produksi ASI menjadi lancar dan 1 responden (3,3%) masih mengalami produksi ASI tidak lancar. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai p-value = 0,000 (<0,05), yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan pijat oksitosin menggunakan lavender essential oil terhadap produksi ASI pada ibu post sectio caesarea. Efektivitas intervensi ini terjadi melalui stimulasi hormon oksitosin yang memperlancar refleks pengeluaran ASI serta efek relaksasi lavender yang membantu menurunkan stres dan kecemasan ibu postpartum