Abstract:
Pelayanan Continuity of Care (COC) menyajikan asuhan kebidanan secara berkelanjutan, mencakup periode kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, neonatus, hingga layanan keluarga berencana. Pembahasan dalam laporan ini berfokus pada asuhan komprehensif bagi Ny. C (25 tahun) di TPMB Ny. Lilik Ratnasari SST, Desa Mendek, Kecamatan Ngoro. Penulis menerapkan pendekatan manajemen kebidanan 7 langkah Varney serta metode pendokumentasian SOAP guna menjamin kualitas dan kesinambungan pemantauan. Selama kehamilan, Ny. C memperoleh pemantauan antenatal berkala yang disertai edukasi mengenai adaptasi fisiologis, asupan nutrisi, tanda bahaya, serta persiapan persalinan. Bidan menangani keluhan fisiologis secara konservatif dan edukatif sesuai standar prosedur. Ibu menjalani proses persalinan spontan dan normal pada usia kehamilan aterm, di mana kondisi ibu beserta bayi terpantau sehat. Bayi lahir bugar dengan tangisan kuat, tonus otot aktif, dan tanda vital normal. Pemantauan masa nifas berlangsung melalui kunjungan rutin untuk menilai proses involusi uteri, pengeluaran lokhea, keberhasilan laktasi, hingga kesiapan psikologis ibu. Hasil pemantauan menunjukkan proses pemulihan berjalan fisiologis tanpa komplikasi. Asuhan neonatus dilakukan sesuai jadwal kunjungan dengan pemantauan tanda vital, refleks, serta pertumbuhan bayi yang menunjukkan hasil normal. Pada tahap pelayanan keluarga berencana, dilakukan konseling mengenai pilihan metode kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan ibu.
Penerapan model COC pada Ny. C menunjukkan bahwa pelayanan kebidanan berkelanjutan mampu meningkatkan rasa aman, kenyamanan, serta kepercayaan ibu terhadap tenaga kesehatan. Pendekatan ini mendukung deteksi dini komplikasi, kesinambungan informasi, serta pengambilan keputusan yang tepat dalam kesehatan reproduksi, sehingga berkontribusi dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan dan pencegahan morbiditas maupun mortalitas ibu dan bayi.