Abstract:
Pengetahuan remaja tentang terapi nonfarmakologis masih rendah, khususnya dalam pemanfaatan akupresur sebagai alternatif penanganan keluhan kesehatan. Kurangnya informasi mengenai titik akupresur seperti SP6 dan LI4 menyebabkan remaja belum mampu memahami dan memanfaatkannya secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan tentang akupresur titik SP6 dan LI4 terhadap pengetahuan remaja putri tentang akupresur SP6 dan LI4. Desain penelitian menggunakan metode pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri sebanyak 220 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 55 responden. Variabel independen dalam penelitian ini adalah edukasi kesehatan akupresur SP6 dan LI4, sedangkan variabel dependen adalah pengetahuan remaja putri tentang akupresur SP6 dan LI4. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji statistik Wilcoxon dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan responden setelah diberikan edukasi kesehatan. Sebelum intervensi, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan pada kategori cukup dan kurang, sedangkan setelah intervensi meningkat menjadi kategori baik. Hasil uji statistik menunjukkan nilai P = 0,000 (P < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan edukasi kesehatan terhadap pengetahuan remaja putri tentang akupresur SP6 dan LI4. Kesimpulan penelitian ini adalah edukasi kesehatan akupresur SP6 dan LI4 efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri. Diharapkan remaja dapat menerapkan teknik akupresur sebagai upaya mandiri dalam menjaga kesehatan serta meningkatkan kualitas hidup.