Abstract:
Perkembangan anak prasekolah merupakan aspek penting yang perlu mendapat perhatian karena akan mempengaruhi kualitas kehidupan anak di masa mendatang. Salah satu faktor yang berperan dalam perkembangan anak adalah pola asuh yang diterapkan oleh orang tua. Pola asuh yang tepat dapat membantu anak mencapai tugas perkembangan secara optimal sesuai usianya.Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 45 anak prasekolah di TK Dharma Wanita Desa Kalitengah Selatan Kabupaten Sidoarjo. Setelah diseleksi berdasarkan kriteria inklusi, diperoleh sampel sebanyak 42 responden. Pola asuh orang tua diukur menggunakan kuesioner PSDQ-SF (Parenting Style and Dimensions Questionnaire-Short Form), sedangkan perkembangan anak dinilai menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Analisis data dilakukan menggunakan uji Fisher’s Exact Test dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar orang tua menerapkan pola asuh demokratis sebanyak 31 responden (73,8%), sedangkan pola asuh otoriter sebanyak 6 responden (14,3%) dan permisif sebanyak 5 responden (11,9%). Sebagian besar anak memiliki perkembangan sesuai sebanyak 33 anak (78,6%) dan perkembangan meragukan sebanyak 9 anak (21,4%). Hasil uji Fisher’s Exact Test diperoleh nilai p-value = 0,045 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan anak prasekolah. Pola asuh demokratis cenderung mendukung perkembangan anak yang lebih optimal karena memberikan keseimbangan antara kasih sayang, komunikasi, bimbingan, dan pengawasan. Semakin baik pola asuh yang diterapkan orang tua, semakin baik pula perkembangan anak yang dicapai.