DSpace Repository

ANALISIS SATURASI OKSIGEN NORMOKSIA DAN KADAR LAKTAT DARAH SEBAGAI PREDIKTOR OCCULT TISSUE HYPOXIA PADA PASIEN ACUTE MYOCARDIAL INFARCTION DI RUANG INTENSIVE CARE UNIT

Show simple item record

dc.contributor.author Putri, Sherly Dwi Angelica
dc.contributor.author Windartik, Emyk
dc.contributor.author Pratiwi, Rizky Meuthia
dc.date.accessioned 2026-08-06T23:05:02Z
dc.date.available 2026-08-06T23:05:02Z
dc.date.issued 2026-07-27
dc.identifier.uri https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4567
dc.description.abstract Acute Myocardial Infarction (AMI) merupakan kegawatdaruratan kardiovaskular yang berkontribusi terhadap sekitar 32% kematian secara global (17,8–19,8 juta jiwa per tahun). Di RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, tercatat sebanyak 95 kasus AMI (STEMI dan NSTEMI) pada tahun 2024 dan melonjak hingga 114 kasus pada periode 3 bulan terakhir di tahun 2026. Kondisi AMI dapat menyebabkan gangguan perfusi jaringan hingga terjadi occult tissue hypoxia. Namun, saturasi oksigen yang normal belum tentu mencerminkan kecukupan oksigenasi jaringan sehingga diperlukan pemeriksaan kadar laktat darah sebagai indikator tambahan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis saturasi oksigen dan kadar laktat darah sebagai prediktor occult tissue hypoxia pada pasien Acute Myocardial Infarction di Ruang Intensive Care Unit RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian sebanyak 72 pasien dengan teknik consecutive sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 52 responden yang didominasi oleh jenis kelamin laki-laki (69,2%) dan kelompok usia 50–69 tahun (78,8%). Variabel penelitian meliputi saturasi oksigen dan kadar laktat darah. Data dikumpulkan menggunakan pemeriksaan pulse oximetry pada saturasi oksogen, dan pemeriksaan Blood Gas Analysis (BGA) sebagai kadar laktat darah. Hasil penelitian menunjukkan seluruh responden memiliki saturasi oksigen normal (100%), sedangkan sebagian besar kadar laktat berada pada kategori hiperlaktatemia ringan sebanyak 19 responden (36,5%). Hasil uji analisis diperoleh nilai p-value = 0,000 dengan koefisien korelasi r = -0,945, sehingga terdapat hubungan yang sangat kuat dan negatif antara saturasi oksigen dan kadar laktat darah. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pemeriksaan kadar laktat darah dapat digunakan sebagai indikator yang lebih sensitif untuk mendeteksi occult tissue hypoxia secara dini pada pasien AMI di ruang intensif. en_US
dc.language.iso other en_US
dc.publisher Perpustakaan Universitas Bina Sehat PPNI en_US
dc.subject Saturasi Oksigen en_US
dc.subject Kadar Laktat en_US
dc.subject Acute Myocardial Infraction en_US
dc.title ANALISIS SATURASI OKSIGEN NORMOKSIA DAN KADAR LAKTAT DARAH SEBAGAI PREDIKTOR OCCULT TISSUE HYPOXIA PADA PASIEN ACUTE MYOCARDIAL INFARCTION DI RUANG INTENSIVE CARE UNIT en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account