DSpace Repository

Analisis Asuhan Keperawatan Pada Pasien Asma Bronkial Ny. E Dengan Masalah Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Melalui Intervensi Terapi Active Cycle Of Breathing (ACBT) Di Ruang Rawat Inap Gunung Jati 2 Rumah Sakit Islam Sakinah Mojokerto

Show simple item record

dc.contributor.advisor
dc.contributor.author Asta Dewi, Nawangsari
dc.contributor.author Rahmawati, Ima
dc.date.accessioned 2026-08-07T04:59:29Z
dc.date.available 2026-08-07T04:59:29Z
dc.date.issued 2026-07-17
dc.identifier.uri https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4574
dc.description.abstract Asma bronkial merupakan penyakit inflamasi kronis pada saluran napas yang dapat menimbulkan masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif akibat bronkospasme, edema mukosa, dan hipersekresi mukus, sehingga diperlukan intervensi nonfarmakologis seperti Active Cycle of Breathing Technique (ACBT) untuk membantu mobilisasi dan pengeluaran sekret. Studi kasus ini bertujuan menganalisis asuhan keperawatan pada pasien asma bronkial dengan masalah bersihan jalan napas tidak efektif melalui intervensi terapi ACBT. Desain yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi, dengan subjek satu pasien yaitu Ny. E berusia 34 tahun yang dirawat di Ruang Gunung Jati 2 RSI Sakinah Mojokerto dengan diagnosis medis asma bronkial. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi rekam medis, sedangkan terapi ACBT diberikan selama tiga hari perawatan (17-19 April 2026) yang dikombinasikan dengan manajemen jalan napas sesuai Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI). Hasil pengkajian awal menunjukkan pasien mengalami sesak napas, batuk berdahak yang sulit dikeluarkan, wheezing, frekuensi napas 26 kali/menit, dan saturasi oksigen 97%. Setelah dilakukan implementasi ACBT selama tiga hari, frekuensi napas menurun menjadi 21 kali/menit, saturasi oksigen meningkat menjadi 98%, wheezing menghilang, dan pasien mampu mengeluarkan sputum serta melakukan ACBT secara mandiri, meskipun masalah bersihan jalan napas tidak efektif baru teratasi sebagian pada evaluasi hari ketiga. Perbaikan yang konsisten pada seluruh parameter objektif tersebut menunjukkan bahwa ACBT efektif membantu mobilisasi dan pengeluaran sekret pada pasien asma bronkial, sejalan dengan berbagai penelitian terdahulu, sehingga direkomendasikan sebagai bagian dari asuhan keperawatan pasien dengan masalah bersihan jalan napas tidak efektif akibat asma bronkial. en_US
dc.language.iso other en_US
dc.publisher Perpustakaan Universitas Bina Sehat en_US
dc.subject Asma Bronkial en_US
dc.subject Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif en_US
dc.subject Active Cycle of Breathing Technique (ACBT) en_US
dc.subject Asuhan Keperawatan en_US
dc.title Analisis Asuhan Keperawatan Pada Pasien Asma Bronkial Ny. E Dengan Masalah Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Melalui Intervensi Terapi Active Cycle Of Breathing (ACBT) Di Ruang Rawat Inap Gunung Jati 2 Rumah Sakit Islam Sakinah Mojokerto en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account