Abstract:
Diabetes Melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang membutuhkan penatalaksanaan secara berkelanjutan mencegah komplikasi. Salah satu pendekatan nonfarmakologis yang dapat dilakukan adalah Peer Support Group melalui dukungan antarsesama penderita untuk meningkatkan kemampuan mengelola kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Peer Support Group terhadap kadar gula darah puasa pada pasien Diabetes Melitus di Klinik Pratama Medika Husada Kota Mojokerto. Penelitian menerapkan desain quasi experimental dengan rancangan pretest-posttest control group design. Sampel berjumlah 36 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, terdiri atas 18 responden kelompok intervensi dan 18 kelompok kontrol. Kadar gula darah puasa diukur menggunakan glukometer, kemudian dianalisis dengan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan kadar gula darah puasa sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok intervensi (p=0,000) <0,05, sebaliknya pada kelompok kontrol tidak terdapat perbedaan signifikan (p=0,265)>0,05. Perbandingan kadar gula darah puasa pada pengukuran kedua antara kelompok intervensi dan kontrol juga tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (p=0,728)>0,05. Peer Support Group efektif menurunkan kadar gula darah puasa pada kelompok intervensi, namun belum efektif pada kelompok kontrol. Meskipun demikian, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol pada pengukuran kedua karena hasil analisis statistik yang menunjukkan nilai Mean Rank kedua kelompok hampir sama, yaitu 17,89 pada kelompok intervensi dan 19,11 pada kelompok kontrol. Kesimpulannya Peer Support Group efektif untuk dilakukan pada kelompok intervensi.