Abstract:
Hospitalisasi menimbulkan efek takut dan cemas terutama pada anak usia pra sekolah. Kecemasan pada anak sebagai akibat dari kondisi hospitalisasi. Tingkat kecemasan anak dapat diturunkan dengan Biblioterapi salah satunya dengan cerita fabel dengan pendukung gambar yang menarik dan disukai oleh anak. Biblioterapi mampu membantu meningkatkan kesadaran anak akan kondisi yang mereka alami dan cerita yang menarik menjadi salah satu metode yang dapat mendistraksi rasa sakit dan kecemasan yang dialami oleh anak. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan asuhan Keperawatan kecemasan serta penerapan biblioterapi pada anak akibat hospitalisasi di ruang Blambangan RSUD Prof. dr. Soekandar Mojokerto. Desain penelitian ini adalah deskriptif dalam bentuk studi kasus pada anak usia prasekolah (3-6 tahun). Partisipan yang diberikan asuhan Keperawatan adalah 1 anak usia prasekolah dengan Dengue Hemorrhagic Fever yang mengalami kecemasan hospitalisasi. Dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan studi dokumentasi. Hasil asuhan Keperawatan menunjukkan pasien mengalami ansietas. Implementasi dilakukan sesuai dengan intervensi selama 3 hari, pada pertemuan 1 anak menunjukkan skala kecemasan 5 dan sesudah pertemuan ke 3 skala kecemasan pada anak mengalami penurunan ke skala 2 yaitu dengan implementasi penerapan biblioterapi. Penurunan kecemasan yang signifikan terjadi karena proses membaca cerita bergambar memicu mekanisme pengalihan perhatian (teknik distraksi) kognitif visual pada anak prasekolah. Ilustrasi visual dengan narasi yang relevan dengan kondisi membantu anak memproyeksikan kecemasan, serta meminimalkan persepsi ancaman terhadap tindakan petugas medis. Anak prasekolah berpikir secara intuitif dan merespon stimulus visual. Sehingga biblioterapi sebagai intervensi non-farmakologis terbukti efektif menurunkan tingkat kecemasan pada anak yang mengalami hospitalisasi. Biblioterapi diberikan untuk membantu menurunkan tingkat kecemasan. Pencegahan kecemasan pada anak usia pra sekolah akibat hospitalisasi dapat diterapkan di rumah sakit dengan biblioterapi.