Abstract:
Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi menyebabkan banyak remaja belum menerapkan kebersihan organ genital secara optimal. Padahal, penumpukan darah menstruasi pada area vulva dapat menciptakan kondisi lembap yang meningkatkan risiko terjadinya gangguan kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi berbasis media audiovisual terhadap pengetahuan personal hygiene saat menstruasi pada siswi SMPN 1 Bangsal. Penelitian menggunakan metode quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswi kelas VII yang berjumlah 121 orang, dengan sampel sebanyak 93 responden yang ditentukan melalui teknik random sampling menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui pemberian edukasi berbasis audiovisual dan penyebaran kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pretest terdapat 77 responden yang memiliki pengetahuan baik, sedangkan pada posttest meningkat menjadi 91 responden. Hasil uji Wilcoxon memperoleh nilai signifikansi p = 0,000 (<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa edukasi berbasis media audiovisual berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan personal hygiene saat menstruasi pada remaja di SMPN 1 Bangsal Edukasi berbasis media audiovisual terbukti memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan personal hygiene saat menstruasi pada remaja putri di SMPN 1 Bangsal. Media audiovisual efektif meningkatkan pemahaman karena mampu menyampaikan informasi secara menarik dan mudah dipahami, sehingga dapat menjadi alternatif media pendidikan kesehatan reproduksi bagi remaja putri.