Abstract:
Dismenore merupakan nyeri menstruasi yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas belajar maupun aktivitas sehari-hari. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri dismenore adalah kompres hangat herbal jahe merah yang memiliki efek hangat, antiinflamasi, dan analgesik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompres hangat herbal jahe merah terhadap dismenore pada siswi SMK Raden Rahmat Mojosari Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini menggunakan desain Pre-Experimental dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 8 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah pemberian kompres hangat herbal jahe merah selama ±30 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar responden mengalami nyeri sedang sebanyak 5 orang (62,5%), sedangkan 3 orang (37,5%) mengalami nyeri ringan. Setelah intervensi, sebagian besar responden mengalami nyeri ringan sebanyak 5 orang (62,5%), sedangkan 3 orang (37,5%) tidak mengalami nyeri. Hasil uji normalitas Shapiro-Wilk diperoleh p-value 0,174 > 0,05 sehingga data berdistribusi normal. Selanjutnya, hasil Paired Sample T-Test diperoleh nilai Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05, sehingga terdapat pengaruh kompres hangat herbal jahe merah terhadap penurunan intensitas nyeri dismenore. Kompres hangat herbal jahe merah dapat digunakan sebagai salah satu terapi nonfarmakologis untuk membantu mengurangi nyeri dismenore pada remaja putri.