Abstract:
Unit Perawatan Intensive atau yang biasa dikenal sebagai sebagai Intensive Care Unit ialah pusat layanan perawatan intensif untuk pasien yang membutuhkan dukungan hidup dengan perawatan komprehensif, menggunakan akses teknologi yang canggih dan pemantauan terus menerus. Sebagian besar pasien yang dirawat di ICU berada dalam kondisi kritis dan tidak stabil, seringkali dengan penurunan kesadaran, sehingga membutuhkan perawatan intensif dan pemantauan ketat menggunakan peralatan medis canggih. Tujuan penelitian mengetahui hubungan antara tingkat kesadaran dengan risiko mortalitas pada pasien di Intensive Care Unit RSI Sakinah Mojokerto. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 61 responden dipilih dengan teknik consecutive sampling. Tingkat Kesadaran dinilai menggunakan FOUR Score sedangkan Risiko Mortalitas diukur dengan REMS. Hasil penelitian menunjukkan 22,9% mengalami tingkat kesadaran stupor dan risiko mortalitas sedang 70,5%. Hasil analisis menunjukkan nilai p-value = 0,000 dengan nilai koefesien korelasi (r) = 0,476 yang berarti korelasi sedang antara tingkat kesadaran dengan risiko mortalitas. Semakin rendah tingkat kesadaran pasien, maka semakin tinggi risiko mortalitas yang dimiliki pasien. Hasil ini dapat dijadikan acuan dalam pengambilan keputusan klinis untuk membantu tenaga kesehatan mendeteksi penurunan fungsi neurologis lebih dini dan dapat dilakukan secara cepat dan tepat serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan kritis serta membantu menurunkan angka mortalitas pasien di ruang Intensive Care Unit.