Abstract:
Hipertensi merupakan penyakit kronis yang sering terjadi pada lansia dan menjadi masalah kesehatan yang berpotensi menimbulkan berbagai komplikasi apabila tidak ditangani secara optimal. Salah satu keluhan yang sering muncul adalah nyeri akut berupa sakit kepala akibat peningkatan tekanan vaskuler serebral. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, kualitas tidur, serta kenyamanan pasien. Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan asuhan keperawatan pada lansia dengan hipertensi yang mengalami masalah keperawatan nyeri akut di Desa Wunut, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, penetapan diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengeluh nyeri kepala pada bagian tengkuk dengan skala nyeri sedang, disertai peningkatan tekanan darah, tampak meringis, gelisah, serta mengalami gangguan istirahat dan tidur. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan adalah nyeri akut berhubungan dengan peningkatan tekanan vaskuler serebral. Intervensi yang diberikan meliputi manajemen nyeri, pemantauan tanda-tanda vital, edukasi kesehatan, teknik relaksasi napas dalam, serta terapi nonfarmakologis berupa foot massage. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri, perbaikan kualitas tidur, serta peningkatan kenyamanan pasien. Asuhan keperawatan yang komprehensif dengan kombinasi intervensi farmakologis dan nonfarmakologis efektif dalam menurunkan nyeri akut pada lansia dengan hipertensi. Studi ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pemberian asuhan keperawatan pada kasus serupa.