Abstract:
Gagal ginjal kronis (GGK) merupakan penurunan fungsi ginjal yang bersifat progresif dan ireversibel sehingga menyebabkan gangguan keseimbangan cairan. Pembatasan cairan yang diberikan pada pasien sering menimbulkan rasa haus sehingga menurunkan kenyamanan dan kepatuhan pasien. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan asuhan keperawatan pada pasien GGK dengan hipervolemia melalui pemberian terapi Ice Cubes untuk mengurangi rasa haus. Desain kasus deskriptif pada satu pasien GGK yang dirawat di ICU Teratai RSUD Bangil Pasuruan. Asuhan keperawatan dilakukan selama 3×24 jam melalui tahap pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi dengan pemberian terapi Ice Cubes 10 ml/hari selama 3 hari sesuai pembatasan cairan. Ice Cubes tersebut akan merangsang reseptor termal diteruskan melalui saraf kranial 5 (Nervus Trigeminus) menuju hipotalamus dan rangsangan tersebut akan memberikan kesegaran pada area mulut. Hasil menunjukkan rasa haus pasien berkurang hingga tidak dirasakan pada hari ketiga, disertai penurunan edema dari pitting edema +4 menjadi +2, peningkatan urine output dari 50 cc menjadi 60 cc/24 jam, serta penurunan tekanan darah dari 236/106 mmHg menjadi 130/90 mmHg. Terapi Ice Cubes efektif sebagai intervensi non-farmakologis untuk membantu mengurangi rasa haus dan meningkatkan kenyamanan pasien GGK dengan hipervolemia.