Abstract:
Pasien yang terpasang ventilator mekanik di ruang Intensive Care Unit (ICU) sering mengalami retensi sekret yang dapat menghambat jalan napas dan menurunkan saturasi oksigen. Tindakan suction dilakukan untuk mempertahankan kepatenan jalan napas sehingga ventilasi dan oksigenasi dapat ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan saturasi oksigen sebelum dan sesudah tindakan suction pada pasien yang terpasang ventilator mekanik di Ruang ICU RSI Sakinah Mojokerto. Penelitian menggunakan desain longitudinal dengan pendekatan one group repeated measures. Populasi penelitian berjumlah 32 pasien, dengan sampel sebanyak 30 responden yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Saturasi oksigen diukur menggunakan pulse oximeter sebelum tindakan suction (pretest), kemudian diukur kembali pada 1 jam pertama, 1 jam kedua, dan 1 jam ketiga setelah tindakan suction. Data dianalisis menggunakan uji Friedman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata saturasi oksigen sebelum tindakan suction sebesar 88,37%, kemudian meningkat menjadi 92,33% pada 1 jam pertama, 94,00% pada 1 jam kedua, dan 95,07% pada 1 jam ketiga setelah tindakan suction. Hasil uji Friedman menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada saturasi oksigen antara pengukuran sebelum dan sesudah tindakan suction (p = 0,000). Tindakan suction terbukti memberikan peningkatan saturasi oksigen secara bertahap pada pasien yang terpasang ventilator mekanik, sehingga dapat menjadi salah satu intervensi keperawatan yang efektif dalam mempertahankan kepatenan jalan napas dan mengoptimalkan status oksigenasi pasien di ruang ICU.