Abstract:
Hipertensi merupakan penyakit kronis yang banyak dialami lansia dan sering menimbulkan keluhan nyeri kepala akibat peningkatan tekanan darah. Nyeri kepala yang tidak tertangani dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, kualitas tidur, serta menurunkan kualitas hidup. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diberikan adalah relaksasi autogenik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan relaksasi autogenik terhadap penurunan nyeri kepala pada Tn. S dengan hipertensi di UPT Pesanggrahan PMKS Mojopahit Mojokerto. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Pengkajian menunjukkan Tn. S berusia 60 tahun mengalami hipertensi dengan tekanan darah 150/90 mmHg serta nyeri kepala pada bagian belakang kepala dan tengkuk dengan skala nyeri 6 (Numeric Rating Scale). Intervensi yang diberikan berupa relaksasi autogenik yang dilakukan secara teratur selama tiga hari disertai edukasi dan pemantauan tingkat nyeri. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri kepala dari skala 6 menjadi skala 2, klien tampak lebih rileks, mampu mengontrol nyeri, serta dapat beraktivitas dengan lebih nyaman. Penerapan relaksasi autogenik terbukti membantu menurunkan nyeri kepala pada lansia dengan hipertensi sehingga dapat dijadikan sebagai terapi komplementer yang mudah, aman, murah, dan dapat dilakukan secara mandiri untuk mendukung penatalaksanaan hipertensi.