DSpace Repository

HUBUNGAN BEBAN KERJA BERDASARKAN WORK SAMPLING PARUH WAKTU DENGAN KEPATUHAN PERAWAT DALAM IMPLEMENTASI PENCEGAHAN RISIKO JATUH DI RUANG RAWAT INAP RUMKITBAN SIDOARJO

Show simple item record

dc.contributor.author Ratna, Erwin Fitri Dwi
dc.contributor.author Santoso, Windu
dc.contributor.author Windartik, Emyk
dc.date.accessioned 2026-09-16T12:24:40Z
dc.date.available 2026-09-16T12:24:40Z
dc.date.issued 2026-08-27
dc.identifier.uri https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4704
dc.description.abstract Beban kerja perawat yang tinggi dapat memengaruhi kemampuan perawat dalam melaksanakan tindakan keselamatan pasien, termasuk implementasi pencegahan risiko jatuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja berdasarkan work sampling paruh waktu dengan kepatuhan dalam implementasi pencegahan risiko jatuh pada perawat di Ruang Rawat Inap Rumkitban Sidoarjo. Penelitian menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat ruang rawat inap Rumkitban Sidoarjo sebanyak 35 orang. Teknik sampling menggunakan total sampling, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Beban kerja diukur menggunakan lembar observasi work sampling, sedangkan kepatuhan dalam implementasi pencegahan risiko jatuh diukur menggunakan lembar observasi berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pencegahan Risiko Jatuh Rumkitban Sidoarjo. Analisis data menggunakan crosstab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki beban kerja tinggi sebanyak 23 orang (65,7%) dan sebagian besar responden patuh dalam implementasi pencegahan risiko jatuh sebanyak 22 orang (62,8%), 34,3% dari responden yang mempunyai beban kerja tinggi tidak patuh dalam implementasi pencegahan risiko jatuh, dan 31,4% responden yang mempunyai beban kerja rendah patuh dalam implementasi pencegahan risiko jatuh. Hasil analisis menunjukkan bahwa semakin tinggi beban kerja perawat, maka kepatuhan dalam implementasi pencegahan risiko jatuh cenderung semakin rendah. Beban kerja tinggi menimbulkan besarnya tuntutan waktu dan aktivitas yang harus diselesaikan perawat, sehingga dapat memengaruhi konsentrasi, ketelitian, dan konsistensi perawat dalam melaksanakan setiap tindakan pencegahan risiko jatuh sesuai prosedur. Manajemen rumah sakit perlu melakukan pengelolaan beban kerja secara optimal melalui pengaturan distribusi tenaga, pembagian tugas yang seimbang, serta monitoring kepatuhan terhadap SOP pencegahan risiko jatuh. en_US
dc.subject beban kerja en_US
dc.subject kepatuhan en_US
dc.subject pencegahan risiko jatuh en_US
dc.subject perawat en_US
dc.title HUBUNGAN BEBAN KERJA BERDASARKAN WORK SAMPLING PARUH WAKTU DENGAN KEPATUHAN PERAWAT DALAM IMPLEMENTASI PENCEGAHAN RISIKO JATUH DI RUANG RAWAT INAP RUMKITBAN SIDOARJO en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account