Abstract:
Kelahiran bayi merupakan peristiwa yang menyenangkan sekaligus
transisi menuju peran sebagai ibu yang dapat menyebabkan tekanan emosional
dan perilaku yang luar biasa hingga mengakibatkan depresi postpartum. Salah satu
faktor yang menyebabkan timbulnya depresi pasca partum adalah self esteem yang
rendah. Tujuan penclitian ini adalah mengetahui hubungan self esteem dengan
depresi postpartum pada ibu nifas. Desain penelitian ini adalahanalitik korelasi
dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua
ibu nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Modo Kabupaten Lamongan pada bulan
Maret 2019 sejumlah 69 orang. Teknik sampling penelitian ini adalah purposive
sampling. Sampel yang memenui kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 30 orang.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar self esteem ibu nifas
tergolong normal yaitu 19 orang (63,3%) dan sebagian besar responden
mengalami tidak depresi yaitu 19 orang (63,3%). Hasil uji Spearman Rho
menunjukkan hasil p vu/ue = 0,000 atau kurang dari « = 0,05 yang berarti bahwa
Ho ditolak dan H, diterima, artinya terdapat hubungan self estcem dengan depresi
postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Modo Kabupaten Lamongan. Semakin
tinggi self esteem maka semakin rendah tingkat depresi postpartum. Hal ini
karena ibu dengan self esteem tinggi memiliki perasaan percaya diri, aktif,
optimis, memiliki kebutuhan kuat untuk unggul, memiliki persepsi positif tentang
diri mereka dan puas dengan kehidupan serta lebih kompeten untuk mengatasi
masalah sehingga tidak mengalami depresi postpartum.