Abstract:
Diabetes mellitus salah satu penyakit gangguan metabolisme
glukosa dimana tubuh gagal dalam mengontrol glukosa yang masuk dari
makanan sehingga kadar gula darah tinggi. Pelayanan kesehatan diberikan
oleh berbagai jenis profesi kesehatan, termasuk perawat, dokter, dan
fisioterapi. Diagnosa keperawatan dapat berfokus pada masalah, atau
tingkat promosi kesehatan atau resiko potensial. Tujuan penelitian adalah
untuk menganalisa dan mengetahui presentase dari diagnosa keperawatan
pada pasien diabetes mellitus. Desain penelitian ini adalah deskriptif
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien diabetes mellitus tipe 2
di ruang rawat inap RSUD Prof. Dr. Soekandar dan RSU Dr. Wahidin
Sudiro Husodo Kab. Mojokerto berjumlah 31 responden. Sampel diambil
dengan tehmk consecutive sumpling. Variabel penelitian ini adalah
diagnosa keperawatan. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar
format asuhan keperawatan model ceklis beserta diagnosa keperawatan
menurut NANDA dengan cara wawancara dan pemeriksaan fisik,
kemudian hasil disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil dari
penelitian ini didapatkan bahwa diagnosa keperawatan yang sering muncul
pada pasien diabetes mellitus adalah kekurangan volume cairan,
ketidaksecimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh, dan
ketidakefektifan perfusi jaringan perifer. Diagnosa kekurangan volume
cairan sejumlah 37,0% , ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan
tubuh sejumlah 259%, dan ketidakefektifan perfusi jaringan perifer
sejumlah 37,0%. Hasil ini menunjukkan bahwa setiap individu mempunyai
diagnosa yang berbedabeda
sesuai dengan respon yang dimunculkan oleh
individu.