Abstract:
Gout arthritis merupakan penyakit akibat penumpukan kristal monosodium urat pada persendian yang sering terjadi pada lansia dan menyebabkan nyeri kronis, pembengkakan, serta keterbatasan aktivitas. Kompres hangat rebusan daun kelor (Moringa oleifera) merupakan salah satu terapi nonfarmakologis yang memiliki efek antiinflamasi dan analgesik sehingga berpotensi menurunkan nyeri. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan pada satu lansia dengan diagnosis keperawatan nyeri kronis akibat gout arthritis di UPT Pesanggrahan PMKS Mojopahit Mojokerto. Intervensi berupa kompres hangat rebusan daun kelor selama 15 menit, satu kali sehari selama lima hari, disertai observasi nyeri, edukasi, dan kolaborasi terapi. Setelah intervensi, intensitas nyeri menurun dari skala 5 menjadi skala 3. Klien tampak lebih nyaman, tidak lagi meringis saat bergerak, edema berkurang, dan pola berjalan lebih stabil, meskipun masalah keperawatan masih teratasi sebagian. Kompres hangat rebusan daun kelor dapat membantu menurunkan nyeri kronis dan meningkatkan kenyamanan pada lansia dengan gout arthritis sehingga dapat dijadikan sebagai terapi nonfarmakologis pendamping dalam asuhan keperawatan.