Abstract:
Kehamilan dapat menimbulkan berbagai perubahan fisik dan psikologis yang dapat memengaruhi kualitas tidur ibu hamil. Gangguan tidur lebih sering dirasakan oleh ibu hamil, terutama pada kehamilan pertama, sehingga diperlukan upaya nonfarmakologis untuk membantu meningkatkan kualitas tidur. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah senam hamil. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam hamil terhadap kualitas tidur ibu hamil primigravida di Puskesmas Burneh Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental menggunakan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 18 ibu hamil primigravida yang memenuhi kriteria penelitian. Kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) sebelum dan setelah diberikan intervensi senam hamil. Intervensi dilakukan sebanyak 2 kali dalam seminggu selama 2 minggu. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan senam hamil, sebanyak 14 responden (77,8%) memiliki kualitas tidur buruk dan 4 responden (22,2%) memiliki kualitas tidur baik. Setelah dilakukan senam hamil, sebanyak 16 responden (88,9%) memiliki kualitas tidur baik dan 2 responden (11,1%) memiliki kualitas tidur buruk. Rata-rata skor PSQI menurun dari 6,50 sebelum intervensi menjadi 3,72 setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -3,687 dengan p < 0,001 (α = 0,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kualitas tidur sebelum dan setelah dilakukan senam hamil. Kesimpulan: Senam hamil berpengaruh terhadap peningkatan kualitas tidur ibu hamil primigravida di Puskesmas Burneh Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan. Senam hamil dapat menjadi salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat diterapkan untuk membantu meningkatkan kualitas tidur ibu hamil.