DSpace Repository

Analisis Asuhan Keperawatan Pasien Diabetes Melitus Tipe II Dengan Perfusi Perifer Tidak Efektif Melalui Range Of Motion Di Rumah Sakit Umum Daerah R.T Notopuro Sidoarjo

Show simple item record

dc.contributor.advisor
dc.contributor.author Meliyana, Dilla Harsetiya
dc.contributor.author Rahmawati, Ima
dc.contributor.author Sudarsih, Sri
dc.date.accessioned 2026-09-23T07:06:20Z
dc.date.available 2026-09-23T07:06:20Z
dc.date.issued 2026-07-31
dc.identifier.uri https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4738
dc.description.abstract Diabetes melitus tipe Il merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai hiperglikemia berkepanjangan dan dapat menyebabkan neuropati perifer. Kondisi tersebut mengakibatkan penurunan sensitivitas kaki yang ditandai dengan kebas, kesemutan, serta meningkatnya risiko ulkus diabetik. Salan satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan sirkulasi perifer dan sensitivitas kaki adalah latihan Range of Motion (ROM). Tujuan studi kasus ini adalah menganalisis asuhan keperawatan pada pasien diabetes melitus tipe Il dengan penurunan sensitivitas kaki melalui penerapan Active Lower Range ot Motion. Penelitian menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah Ny. S, usia 64 tahun, dengan diagnosis medis diabetes melitus yang dirawat di Ruang Tulip 2 Timur RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik termasuk Ipswich Touch Test, dan dokumentasi rekam medis. Intervensi Active Lower ROM diberikan selama tiga hari perawatan. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengeluh kebas dan kesemutan pada kedua kaki, akral dingin, kulit kaki kering, kadar glukosa darah sewaktu 286 mg/dL, serta hasil Ipswich Touch Test menunjukkan Loss of Protective Sensation pada tiga titik kaki kiri. Setelah tiga hari latihan ROM, keluhan kebas dan kesemutan berkurang, akral teraba hangat, capillary refill time membaik, dan sensitivitas kaki meningkat. Penerapan Active Lower ROM membantu meningkatkan perfusi jaringan perifer dan sensitivitas kaki melalui peningkatan sirkulasi darah dan aktivitas otot. Intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai bagian dari asuhan keperawatan pada pasien diabetes melitus tipe Il dengan penurunan sensitivitas kaki. en_US
dc.language.iso other en_US
dc.publisher Perpustakaan Universitas Bina Sehat PPNI en_US
dc.subject Diabetes Melitus Tipe II en_US
dc.subject Range Of Motion en_US
dc.title Analisis Asuhan Keperawatan Pasien Diabetes Melitus Tipe II Dengan Perfusi Perifer Tidak Efektif Melalui Range Of Motion Di Rumah Sakit Umum Daerah R.T Notopuro Sidoarjo en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account