Abstract:
Cerebrovascular Accident (CVA) iskemik merupakan gangguan aliran darah ke otak yang menyebabkan kelemahan otot dan gangguan mobilitas fisik sehingga menghambat aktivitas sehari-hari. Salah satu intervensi keperawatan yang dapat diberikan untuk meningkatkan mobilitas fisik adalah latihan Range of Motion (ROM). Menganalisis penerapan asuhan keperawatan pada pasien CVA iskemik dengan masalah gangguan mobilitas fisik melalui latihan Range of Motion (ROM) di RSUD Bangil Pasuruan. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Latihan Range of Motion (ROM) diberikan selama 3×24 jam dengan durasi 10–15 menit setiap sesi sesuai kondisi pasien. Setelah pemberian intervensi, kekuatan otot dan rentang gerak ekstremitas meningkat, sehingga kemampuan mobilitas pasien membaik secara bertahap. Pasien mampu melakukan aktivitas dengan bantuan minimal serta menunjukkan respons yang baik selama pelaksanaan latihan. Latihan Range of Motion (ROM) efektif meningkatkan mobilitas fisik pada pasien CVA iskemik dan dapat diterapkan sebagai intervensi keperawatan untuk mendukung proses rehabilitasi serta meningkatkan kemandirian pasien.