Abstract:
Asuhan Continuity Of Care (COC) merupahkan landasan model praktik
kebidanan yang memberikan pelayanan berkelanjutan dan komprehensif,
membangun kemitraan dan dukungan yang berkelanjutan, serta menumbuhkan
saling percaya antara bidan dan klien. Tujuan dari asuhan ini yaitu untuk
memastikan kesehatan ibu dan bayi serta pemantauan dari masa kehamilan,
persalinan, nifas, neonatus dan KB serta deteksi dini terhadap komplikasi atau
masalah. Dalam pendokumentasian asuhan Continuity Of Care (COC)
menggunakan SOAP yang dilakukan kepada Ny “S” usia 23 tahun G1P0A0 di Desa
Puri Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto. Penulis melakukan kunjungan
sebanyak 10 kali yaitu: 1x kehamilan, 1x persalinan, 4x nifas, 3x neonatus dan 1x
KB. Pada masa kehamilan, ibu mengeluhkan gelisah menjelang persalinan dengan
hasil pemeriksaan dalam batas normal, sehingga diberikan edukasi mengenai tanda
persalinan, dukungan psikologis, aktivitas ringan, dan konsumsi vitamin.
Persalinan berlangsung fisiologis tanpa komplikasi. Masa nifas berjalan normal
dengan hasil kunjungan menunjukkan involusi uterus baik, luka perineum kering,
ASI lancar, serta diberikan edukasi mobilisasi dini, nutrisi, personal hygiene, dan
ASI eksklusif. Kunjungan neonatus dilakukan sebanyak 3 kali, tidak terdapat
keluhan sehingga didapatkan hasil keadaan normal dan sesuai dengan teori.
Kunjungan pada masa KB, berjalan dengan baik sehingga sesuai dengan teori yang
ada dan ibu memilih KB implan. Asuhan kebidanan yang diberikan sesuai teori dan
standar pelayanan, dengan hasil ibu dan bayi dalam kondisi baik serta respons
positif terhadap seluruh anjuran. Untuk asuhan dimasa kehamilan, persalinan, nifas,
neonatus dan KB tidak ada kesenjangan antara fakta dan teori yang ada. Dengan
adanya pemantauan secara berkelanjutan yang memberikan manfaat serta asuhan
ini juga dapat meningkatkan kesejahteraan ibu dan bayi.