Abstract:
Pengetahuan merupakan salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan penggunaan kontrasepsi suntik 2 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan akseptor tentang KB suntik 2 bulan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh akseptor KB suntik 2 bulan di TPMB Bd. Fifin Nur Indah Sari, S.Keb Desa Tambak Agung Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto sebanyak 102 orang. Teknik sampling menggunakan accidental sampling sehingga didapatkan 22 sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang terdiri dari 20 pertanyaan mengenai pengetahuan akseptor tentang KB suntik 2 bulan. Data dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi serta persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir setengah responden mempunyai pengetahuan cukup tentang KB suntik 2 bulan yaitu sebanyak 9 orang (40,9%), hampir setengahnya memiliki pengetahuan kurang sebanyak 8 responden (36,4%), dan sebagian kecil memiliki pengetahuan baik sebanyak 5 responden (22,7%). Hasil analisis menunjukkan bahwa gambaran pengetahuan akseptor tentang KB suntik 2 bulan di TPMB Bd. Fifin Nur Indah Sari, S.Keb Desa Tambak Agung Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto didominasi kategori cukup. Jawaban benar paling banyak terdapat pada aspek mekanisme kerja kontrasepsi, kepatuhan terhadap jadwal suntik ulang, serta manfaat KB suntik. Jawaban salah paling banyak ditemukan pada aspek efektivitas kontrasepsi, efek samping, waktu kembalinya kesuburan, dan perubahan fisiologis akibat penggunaan KB suntik 2 bulan. Edukasi dan konseling yang berkesinambungan perlu ditingkatkan agar akseptor memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai penggunaan KB suntik 2 bulan.