Abstract:
Hipertensi merupakan penyakit kronis yang membutuhkan pengobatan jangka panjang dan kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat secara teratur. Dukungan keluarga dan lama menderita hipertensi merupakan faktor yang dapat berkaitan dengan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan lama menderita dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Dusun Anggaswangi Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 60 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dukungan keluarga, kuesioner lama menderita hipertensi, dan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga kurang baik sebanyak 39 responden (65,0%), lama menderita hipertensi >5 tahun sebanyak 36 responden (60,0%), dan kepatuhan minum obat rendah sebanyak 29 responden (48,4%). Hasil uji Spearman menunjukkan terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat dengan nilai r = 0,486 dan p = 0,001, serta terdapat hubungan antara lama menderita hipertensi dengan kepatuhan minum obat dengan nilai r = -0,352 dan p = 0,012. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan lama menderita hipertensi dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi. Dukungan keluarga yang lebih baik berkaitan dengan kepatuhan minum obat yang lebih tinggi, sedangkan semakin lama menderita hipertensi cenderung berkaitan dengan menurunnya kepatuhan minum ob