Abstract:
Breast engorgement atau bendungan ASI merupakan salah satu masalah yang dapat muncul pada masa menyusui dan perlu dipahami sejak kehamilan. Pengetahuan ibu mengenai kondisi tersebut penting sebagai bekal untuk mengenali penyebab, tanda dan gejala, serta melakukan pencegahan dan penanganan secara tepat.
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan ibu hamil trimester II dan III mengenai breast engorgement (bendungan ASI) di Puskesmas Kwanyar Kabupaten Bangkalan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi sekaligus sampel penelitian terdiri dari 15 ibu hamil trimester II dan III yang melakukan pemeriksaan di Puskesmas Kwanyar. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan selanjutnya dianalisis secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 30 responden ibu hamil trimester I dan II di Puskesmas Kwanyar Kabupaten Bangkalan, diketahui bahwa tingkat pengetahuan tentang breast engorgement (bendungan ASI) sebagian besar berada pada kategori baik, yaitu 17 responden (56,7%). Sebanyak 8 responden (26,7%) memiliki pengetahuan kategori cukup dan 5 responden (16,7%) kategori kurang. Kesimpulan bahwa sebagian besar ibu hamil trimester I dan II memiliki pengetahuan yang baik tentang breast engorgement (bendungan ASI), sedangkan 13 responden (43,4%) masih berada pada kategori cukup dan kurang. Puskesmas Kwanyar diharapkan dapat memperkuat edukasi melalui konseling antenatal, penyuluhan, dan kelas ibu hamil.