Abstract:
Gagal ginjal kronik merupakan masalah kesehatan yang memerlukan terapi hemodialisis untuk mempertahankan kondisi tubuh. Salah satu komplikasi yang sering terjadi pada pasien hemodialisis adalah peningkatan Interdialytic Weight Gain (IDWG) akibat akumulasi cairan yang dapat memengaruhi tekanan darah intradialitik. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan IDWG dengan tekanan darah intradialitik pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSI Sakinah Mojokerto. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 68 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rho dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki IDWG kategori ringan sebanyak 42 responden (61,8%), sedangkan tekanan darah intradialitik mayoritas berada pada kategori Hipertensi Stadium 2 sebanyak 45 responden (66,2%). Hasil uji Spearman Rho menunjukkan nilai p-value sebesar 0,016 (<0,05) dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,291. Temuan ini menunjukkan bahwa IDWG dapat digunakan sebagai salah satu indikator dalam pemantauan keseimbangan cairan pasien hemodialisis untuk membantu mengidentifikasi risiko peningkatan tekanan darah intradialitik. Oleh karena itu, pemantauan IDWG secara rutin perlu dilakukan sebagai bagian dari evaluasi terapi hemodialisis guna meminimalkan risiko komplikasi kardiovaskular.