Abstract:
UBUNGAN PEMANFAATAN BUKU KIA DENGAN TINGKAT
PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER III TENTANG TANDA
BAHAYA KEHAMILAN DI PMB SITI MARLIZA
OLEH : WINA APSARI
Keterlambatan mendeteksi bahaya kehamilan trimester ketiga menjadi pemicu
utama tingginya AKI di Indonesia. Meski Buku KIA telah didistribusikan sebagai
langkah preventif, pemanfaatannya oleh masyarakat masih rendah. Penelitian ini
dilakukan untuk menganalisis hubungan antara pemanfaatan Buku KIA dengan
tingkat pengetahuan ibu hamil trimester tiga tentang tanda bahaya kehamilan di
PMB Siti Marliza. Jenis penelitian kuantitatif analitik korelasional dengan
pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan di PMB Siti Marliza. Populasi
penelitian seluruh ibu hamil trimester III sebanyak 30 orang menggunakan teknik
total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan
uji Spearman. Hasil analisis univariat pemanfaatan Buku KIA menunjukkan hanya
6 responden ibu hamil (20%) yang memanfaatkan buku KIA dengan baik. Serta
pengetahuan ibu terhadap tanda bahayakehamilan sebanyak 15 responden (50%)
memiliki tingkat pengetahuan yang kurang. Uji bivariat Speraman menghasilkan p value 0,001 (p<0,05). Kesimpulan penelitian membuktikan adanya hubungan
signifikan antara pemanfaatan Buku KIA dengan tingkat pengetahuan ibu hamil
trimester III mengenai tanda bahaya kehamilan. Hasil uji Spearman (p=0,001)
membuktikan Buku KIA bukan sekadar catatan medis statis. Buku ini berfungsi
sebagai instrumen pendidikan kesehatan yang valid dan aplikatif bagi ibu hamil.Ibu
yang aktif membaca dan memahami Buku KIA terbukti memiliki literasi kesehatan
yang lebih tinggi.Tenaga kesehatan disarankan mengoptimalkan edukasi Buku KIA
saat kunjungan Antenatal Care (ANC) untuk meningkatkan kesiapsiagaan ibu.
Kata Kunci: Buku KIA, Tingkat Pengetahuan, Tanda Bahaya Kehamilan,
Trimester III