Abstract:
Disminore tergolong satu diantara gangguan menstruasi yang tersering ditemui oleh remaja
putri dan wanita usia reproduksi. Nyeri yang dirasakan saat menstruasi sering memicu
kesulitan dalam berkonsentrasi, menurunnya fokus saat menerima pelajaran, serta
berkurangnya partisipasi aktif di kelas. Beberapa remaja bahkan memilih untuk tidak
masuk sekolah karena nyeri yang dirasakan, sehingga berdampak pada ketertinggalan
materi pembelajaran dan menurunnya prestasi akademik penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh pemberian terapi kunyit asam jawa terhadap penurunan nyeri
dismenore pada remaja. Metode penelitian yaitu memakai metode kuantitatif dengan
pendekatan pretest–posttest one group design, populasi seluruh siswi remaja putri SMAN
1 Ngoro Kabupaten Mojokerto kelas X-XII berjumlah 424 orang. teknik sampling
Accidental sampling, jumlah sampel sebanyak 19 responden, menggunakan kuesioner dan
menggunakan uji statistic Wilcoxon Test dengan tingkah kepercayaan a = 0,05. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa Intensitas nyeri disminorea sebelum dilakukan intervensi
Kunyit Asam Jawa sebagian besar responden sebelum dilakukan intervensi kunyit asam
jawa mengalami nyeri sedang sebanyak 19 orang (100.0%). Intensitas nyeri disminorea
setelah dilakukan intervensi Kunyit Asam Jawa sebagian besar responden setelah dilakukan
intervensi kunyit asam jawa mengalami nyeri ringan sebanyak 19 orang (100.0%).
Pengaruh Pemberian Terapi Kunyit Asam Jawa Terhadap Penurunan Disminore
Berdasarkan hasil uji Wilcoxon diketahui bahwa nilai sig 0,000 < α 0,05 artinya H1
diterima dan dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh Pemberian Terapi Kunyit Asam
Jawa Terhadap Penurunan Disminore Di SMAN 1 Ngoro Kabupaten Mojokerto.